• Tentang Kami
  • Manajemen dan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak
Senin, 20 April, 2026
  • Login
Berita Utama Sultra
  • Home
  • News
    • Olahraga
    • Kesehatan
  • Kendari
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Opini
  • Ragam
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Olahraga
    • Kesehatan
  • Kendari
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Opini
  • Ragam
No Result
View All Result
Berita Utama Sultra
No Result
View All Result
Home Opini

Pak Kajati? Dari 9 Tersangka Yang Bapak Tahan Itu, Ada Satu Orang Yang Berjasa di Sultra

Redaksi by Redaksi
September 28, 2025
in Opini
01 Gubernur, 02 Wagub, 01,5 Siapa?

Kendari, Berita Utama — Sejumlah tokoh dan tetua-tetua mantan pejabat era 80-an, 90-an, 2000-an mengaku kaget dengan ditahannya Haliem Hoentoro oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Sultra). Sejumlah pengusaha senior, terutama yang bergerak di bidang jasa konstruksi pun seperti tak yakin jika 9 tersangka yang kini ditahan dalam kasus tambang illegal di Kolaka itu, salah satu di antaranya adalah nama Haliem Hoentoro. “Sepertinya ada yang error. Hati kecilku tidak yakin Pak Haliem berbuat sejahat yang dituduhkan. Kalau penahanan itu akibat kealpaan, mungkin yah,” kata Annas Ombi, tokoh dan pengusaha senior di Sultra.

Annas Ombi yang mantan Ketua Gapensi era Gubernur Sultra, La Ode Kaimoeddin lalu menceritakan gerak nasionalismenya bersama Haliem Hoentoro dan seluruh pengusaha jasa konstruksi saat Indonesia dilanda krisis moneter (Krismon) 1997-1998. “Secara sukarela kami mengumpul emas di Sultra lalu diserahkan ke Jakarta. Pengumpulan emas itu semata-mata karena rasa nasionalisme. Bukan dasar kolusi untuk dapat proyek pemerintah. Kami tidak begitu. Tidak ada istilah fee proyek ketika itu. Pokoknya, pengusaha bekerja demi mutu dan kualitas. Kerja bagus akan tetap dipakai oleh pemerintah, sebaliknya, kerja buruk akan dikesampingkan walau mengumpulkan emas yang banyak,” kata Annas Ombi.

Cerita mantan Kepala Biro Pembangunan, Sultra, Lasjkar Koedoes soal kiprah dan jasa Haliem Hoentoro tak beda jauh dengan cerita Annas Ombi. Lasjkar bilang, pemerintah saat itu tak jarang punya gaweang yang tak tersedia anggaran. Misalnya, acara peringatan 17 Agustus, acara kedatangan pejabat-pejabat pusat seperti Menteri bahkan Presiden. Gubernur acap kali meminta bantuan pengusaha dan kebanyakan yang dimintai bantuan adalah Haliem Hoentoro.

Kiri: Haliem Hoentoro. Kanan: Acara Kedatangan Presiden Soeharto di Duria Asi, Pondidaha, Sultra, 1996. Dalam Penyiapan lokasi salah satu yg berperan adalah para pengusaha termasuk satu diantaranya, Haliem Hoentoro.

Lihatlah acara kedatangan Presiden di Duria Asi tahun 1996 dimana Pemda Sultra terpaksa meminta bantuan para pengusaha lokal untuk menyiapkan segala perlengkapan dan Pembangunan sarana jalan menuju titik Lokasi. Nah, satu di antara pengusaha yang dimintai bantuan itu adalah Haliem Hoentoro. Terutama alat-alat berat yang diminta untuk dikerahkan di Lokasi.

Dan, memang, jika nasionalisme dan daerah ini amat sangat melekat di setiap insan pengusaha local Sultra, termasuk Haliem Hoentoro ketika itu.

Untuk contoh konkrit Pak Kajati, ketahuilah, bahwa jalan poros menuju tempat pembuangan akhir sampah (TPA) Puwatu saat ini adalah jasa Haliem Hoentoro. Ketika itu, TPA Punggolaka yang sekarang menjadi tempat bangunan Rusunawa Punggolaka tak memadai lagi untuk dijadikan tempat pembuangan sampah. Disamping pemukiman akibat perkembangan penduduk sekamin mendekati TPA Punggolaka, Lokasi alternatif juga sesungguhnya masih tersedia banyak. Salah satunya adalah, Lokasi di TPA Puwatu saat ini yang bergunung-gunung dan Lembah. Persoalannya, jalan menuju ke sana sungguh sangat sulit dan anggaran Pemerintah Kota Kendari tak tersedia. Sehingga, dimintalah bantuan Direktur PT Dharma Mulia, Haliem Hoentoro untuk membuka jalan. “Bantuan itu bukan berarti kolusi, nepotisme atau hitungan hitungan fee proyek. Tidak ada seperti itu. Saya tidak tahu, sejak kapan istilah fee proyek seperti yang ramai sekarang ini awal mula diucapkan. Dulu, di zaman saya Kepala Biro Pembangunan, di zaman saya Walikota Kendari, tidak ada janji janji atau pemberian fee fee seperti sekarang ini,” kata mantan Walikota Kendari, Lasjkar Koedoes.

Pengusaha yang kerja baik akan dipakai terus oleh pemerintah, sebaliknya, pengusaha yang kerja serampangan akan diblacklist. Itu dulu. Yang menjadi keutamaan pemerintah adalah mutu dan kualitas proyek. “Saya juga kaget mendengar Pak Haliem ditahan. Saya kaget karena tidak begitu yakin. Mungkin kesalahan administrasi. Kan ada juga orang terpenjara karena kebaikannya. Tapi, kalau mau tanya Pak Haliem itu seperti apa, saya katakan bahwa Pak Haliem itu orang baik. Sory, saya katakana baik bukan karena saya diberi sesuatu, tidak. Tidak sama sekali. Pak Haliem itu, perusahaannya saja dia beri nama Dharma Mulia. Tahu ndak, memberi nama sesuatu terhadap apa yang menjadi tumpuan pengabdianmu, seperti nama anakmu, nama perusahaanmu, sesungguhnya itu adalah doa dan niat semoga anda melalui atau mendapatkan fakta seperti makna yang terkandung dalam nama yang anda berikan. Nah, Pak Haliem ingin ber-Dharma Mulia,” kata Lasjkar Koedoes.

Sebagai wartawan senior, saya pun merasakan itu. Merasakan peran-peran dan Sebagian kecil aktifitas Haliem Hoentoro. Saya berucap begini bukan karena angpao. Bukan. Secara obyektif, saya harus berkata seperti itu. Bahkan, saya telah menyiapkan satu lembar kertas HVS lalu membuat dua kolom. Kolom kebaikan Haliem Hoentoro dan kolom keburukan Haliem Hoentoro. Hasilnya, dari 10 item yang saya nilai, ternyata 9 kebaikan dan 1 keburukan. Satu keburukan Haliem Hoentoro ini pun sebenarnya, tidak penting-penting amat. Lalu, apa satu keburukan itu? Keburukannya dimata saya, Lokasi Rumah Haliem Hontoro yang luas di dekat MTQ dibiarkan masih seperti dulu. Mestinya, dibangunkan kedai kopi agar kita ngopi di tempat itu sambil menyaksikan keramaian aktifitas warga kota di seputaran MTQ. Ituji kekurangan Haliem Hoentoro di mata saya.

Pak Kajati? Karena itu, sekiranya acara hukum pidana membenarkan Jaksa Tinggi untuk tidak menghukum orang, maka bebaskanlah Haliem Hoentoro. Sekiranya Jaksa Tinggi dibenarkan untuk memberikan tangguhan penahanan, maka berilah ia penangguhan penahanan. Sekiranya jaksa tinggi dibenarkan untuk menuntut bebas, maka buktikanlah kepada Haliem Hoentoro.

Lho, begitu tinggi saya berpihak ke Haliem Honteoro? Apa ada iming-iming sesuatu? Ndak. Ndak ada. Tiiiidak sama sekali. Saya hanya tergoda pada ungkapan orang-orang yang saya temui. Rata-rata dari mereka yang mengetahui sepak terjang dan dedikasi Haliem Hoentoro mengatakan jiwa ke-Sultra-annya begitu tinggi. Lho kok? Ya. Dari orang-orang juga saya tahu. Ternyata, saya belum lahir, Haliem Hontoro sudah berada di Sultra. Sudah berapa lama? Ya, hitung saja usiaku sekarang ini, jika saya menjabat Kajati, masih bisa dimutasi di dua wilayah Kejati lalu promosi JAM Pidsus, lalu WAJA. Untuk ini, mungkin saya keliru. Tapi bahwa, dimana-mana daerah di Sultra ini, di 17 Kabupaten Kota, setiap mantan pejabat, setiap pengusaha senior, mereka kenal yang namanya Haliem Hoentoro. Ituji dasarnya hingga saya menuliskan kolom kebaikan dan keburukannya seperti yang saya jelaskan di atas.(nebansi@gmail.com)

Tags: Haliem HoentoroKajati SultraLa Ode Diada NebansiOnggi NebansiPandu Citra MuliaPCMWinTo
Previous Post

FAMHI Minta KPK-Kejagung Periksa 01 Sultra

Next Post

Paham Soal Hukum, Eks Pejabat Polda Legowo Lahannya di Area Tapak Kuda Dieksekusi  

Redaksi

Redaksi

Berita Terkait

Paradoks Investasi Dan Kemiskinan di Sulawesi Tenggara: Ketika Pertumbuhan Tak Menetes Ke Bawah

Paradoks Investasi Dan Kemiskinan di Sulawesi Tenggara: Ketika Pertumbuhan Tak Menetes Ke Bawah

November 27, 2025
Mengulang Kekalahan Menteri di Pilrek UHO

Bandingkan Pendapatan PT TMS Rp 9,2 Triliun dan, Pendapatan Daerah Sultra Rp 5 Triliun

September 17, 2025
Next Post
Paham Soal Hukum, Eks Pejabat Polda Legowo Lahannya di Area Tapak Kuda Dieksekusi  

Paham Soal Hukum, Eks Pejabat Polda Legowo Lahannya di Area Tapak Kuda Dieksekusi  

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
IAI Rawa Aopa Bergolak: Kuasa Hukum Ungkap Kronologi Dugaan Pelecehan, Ajak Korban Lain Bersuara

IAI Rawa Aopa Bergolak: Kuasa Hukum Ungkap Kronologi Dugaan Pelecehan, Ajak Korban Lain Bersuara

April 16, 2026
PT TAS Mangkir Lagi, KSBSI Kendari Sebut Pemerintah ‘Disetir’ Korporasi

PT TAS Mangkir Lagi, KSBSI Kendari Sebut Pemerintah ‘Disetir’ Korporasi

April 8, 2026
Tuding Sekda Kendari “Overacting,” KAMI Sultra Desak Mendagri Turun Tangan

Tuding Sekda Kendari “Overacting,” KAMI Sultra Desak Mendagri Turun Tangan

Maret 17, 2026
Diduga Lakukan Union Busting, KSBSI Sultra Desak Pencopotan Sekda Kota Kendari

Diduga Lakukan Union Busting, KSBSI Sultra Desak Pencopotan Sekda Kota Kendari

April 8, 2026
DPC KSBSI Kendari Pasang Badan Dukung Polda Sultra Sikat Perusahaan ‘Nakal’ Melalui Desk Ketenagakerjaan

DPC KSBSI Kendari Pasang Badan Dukung Polda Sultra Sikat Perusahaan ‘Nakal’ Melalui Desk Ketenagakerjaan

Maret 31, 2026
EDARAN WALIKOTA DIDUGA DI ACUHKAN, TOKO MIRAS DI KENDARI NEKAT BEROPERASI

EDARAN WALIKOTA DIDUGA DI ACUHKAN, TOKO MIRAS DI KENDARI NEKAT BEROPERASI

Maret 22, 2026
Sengketa Lahan Transmigrasi Landono: Banderano Tolaki Desak Polda Sultra Uji Keabsahan SHM 1982

Sengketa Lahan Transmigrasi Landono: Banderano Tolaki Desak Polda Sultra Uji Keabsahan SHM 1982

April 6, 2026
Dugaan Pelecehan di Masjid Kampus IAI Rawa Aopa, IPMA Konsel Desak APH Usut Tuntas Tanpa Intervensi!

Dugaan Pelecehan di Masjid Kampus IAI Rawa Aopa, IPMA Konsel Desak APH Usut Tuntas Tanpa Intervensi!

April 17, 2026
IAI Rawa Aopa Bergolak: Kuasa Hukum Ungkap Kronologi Dugaan Pelecehan, Ajak Korban Lain Bersuara

IAI Rawa Aopa Bergolak: Kuasa Hukum Ungkap Kronologi Dugaan Pelecehan, Ajak Korban Lain Bersuara

April 16, 2026
Dugaan Korupsi Anggaran Belanja Mencuat, KP2H Sultra Desak Kejati Periksa Ketua KPUD Buton Utara

Dugaan Korupsi Anggaran Belanja Mencuat, KP2H Sultra Desak Kejati Periksa Ketua KPUD Buton Utara

April 9, 2026
Langkah Cepat PPP Kota Kendari: Bidik Kemenangan Lewat Muscab dan Penguatan Struktur PAC

Langkah Cepat PPP Kota Kendari: Bidik Kemenangan Lewat Muscab dan Penguatan Struktur PAC

April 9, 2026
PT TPM Diujung Tanduk! BASMI Sultra ‘Kepung’ Dua Instansi, Tuntut Satgas PKH Tak Jadi Penonton Perusakan Hutan

PT TPM Diujung Tanduk! BASMI Sultra ‘Kepung’ Dua Instansi, Tuntut Satgas PKH Tak Jadi Penonton Perusakan Hutan

April 9, 2026
PT TAS Mangkir Lagi, KSBSI Kendari Sebut Pemerintah ‘Disetir’ Korporasi

PT TAS Mangkir Lagi, KSBSI Kendari Sebut Pemerintah ‘Disetir’ Korporasi

April 8, 2026
Diduga Lakukan Union Busting, KSBSI Sultra Desak Pencopotan Sekda Kota Kendari

Diduga Lakukan Union Busting, KSBSI Sultra Desak Pencopotan Sekda Kota Kendari

April 8, 2026
Berita Utama Sultra

Penerbit PT Anoa Gema Nusantara
Pondok Pinang, Blok F9 Punggolaka, Kendari
Sulawesi Tenggara INDONESIA
Email: beritautamasultra@gmail.com

Follow Us

About

  • Tentang Kami
  • Manajemen dan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

Dugaan Pelecehan di Masjid Kampus IAI Rawa Aopa, IPMA Konsel Desak APH Usut Tuntas Tanpa Intervensi!

Dugaan Pelecehan di Masjid Kampus IAI Rawa Aopa, IPMA Konsel Desak APH Usut Tuntas Tanpa Intervensi!

April 17, 2026
IAI Rawa Aopa Bergolak: Kuasa Hukum Ungkap Kronologi Dugaan Pelecehan, Ajak Korban Lain Bersuara

IAI Rawa Aopa Bergolak: Kuasa Hukum Ungkap Kronologi Dugaan Pelecehan, Ajak Korban Lain Bersuara

April 16, 2026
  • Tentang Kami
  • Manajemen dan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Copyright © 2025 PT Anoa Gema Nusantara All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Olahraga
    • Kesehatan
  • Kendari
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Opini
  • Ragam

Copyright © 2025 PT Anoa Gema Nusantara All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In