• Tentang Kami
  • Manajemen dan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak
Selasa, 28 Juli, 2026
  • Login
Berita Utama Sultra
  • Home
  • News
    • Olahraga
    • Kesehatan
  • Kendari
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Opini
  • Ragam
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Olahraga
    • Kesehatan
  • Kendari
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Opini
  • Ragam
No Result
View All Result
Berita Utama Sultra
No Result
View All Result
Home Ragam

Tempaan Negeri Para Sultan Mendobrak Sultra Satu

Redaksi by Redaksi
Juli 27, 2026
in Ragam
Tempaan Negeri Para Sultan Mendobrak Sultra Satu

Jakarta — Dibalik sorot mata yang tenang namun tajam itu, tersimpan memori tentang deburan ombak Pelabuhan Murhum Baubau. Puluhan tahun silam, seorang pemuda meninggalkan pelabuhan Bau-Bau dengan satu tekad, menaklukkan keterbatasan. Bermodalkan doa orang tua dan semangat “Bolimo Karo Somanamo Lipu” (biarlah diri binasa demi negeri), ia mengadu nasib ke tanah Jawa.

Hari ini, anak guru itu telah bertransformasi menjadi salah satu pilar intelektual di kancah nasional. Anak dari H. La Ode Karim Duhu Mondo dan Hj. Muhurisa ini telah menjadi bagian dari keluarga civitas akademika Universitas Pakuan. Titik saat ini menjadi refleksi Ir. La Ode Arif Mudianto, MT, yang dimulai dari tanah Buton, 20 Februari 1961.

Perjalanan kariernya di Jawa Barat bukanlah jalan tol yang mulus. Ia memulai dari bawah sebagai anak dari orang tua yang berprofesi sebagai guru. Masa kecilnya ia habiskan di ‘Tanah Wolio’, ia bersekolah di Sekolah Dasar (SD) Negeri 03 Baubau. Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Kendari dan dilanjutkan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kendari.

Berangkat dengan niat memperbaiki status sosial, meningkatkan derajat orang tua yang berprofesi sebagai Guru SD dengan penghasilan ‘rata-rata air’ dan didorong hasrat ingin merubah nasib membuat Arif bertekad untuk ‘membuang’ diri ke tanah Jawa. Ia pun memilih Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) dengan program study Teknik Sipil menjadi langkahnya untuk mewujudkan impiannya. Langkah untuk mewujudkan itu kian dimantapkannya dengan mengambil program studi lanjutan di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan keluar dengan menyandang gelar, Ir. La Ode Arif Mudianto, MT,.

Momentum wisuda anak ke dua Ir. La Ode Arif Mudianto, MT Wanita Nahda Astari Mudianto, ST,. di Universitas Indonesia

Namun, mewujudkan apa yang dicita-citakan, apa yang diimpikan oleh Arif itu tidak mudah. Ia harus melewati jalan kehidupan yang tentu jalannya tidak semuanya mulus. Ada pengorbanan, mulai membantu pekerjaan kuliah dari rekan diperkuliahan dilakoni. Semua itu untuk bertahan hidup. Semua itu dilakukan untuk tujuan merubah nasib dan mengangkat derajad orang tua bisa diwujudkan.

Hingga akhirnya ia berhasil menduduki kursi-kursi strategis di universitas ternama di Bogor yakni Universitas Pakuan. Ditahun 1994 sampai dengan 1996 ia dipercaya untuk menjadi Sekretaris Jurusan Teknik Sipil Fakulas Teknik, Universitas Pakuan Bogor. di Tahun, 2003 sampai dengan 2007 Arif dipercayakan untuk menjadi Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Tekni tetap di Universitas Pakuan Bogor.

Tidak berhenti disitu, di tahun 2008, dirinya dipercaya untuk menduduki posisi, Kepala Pusat Penelitian Sumber Daya Iptek dan Energi Terbarukan Universitas Pakuan hingga tahun 2012. Dan pada tahun 2012 Arif kembali diberikan amanah untuk menjadi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Pakuan. Sementara di tahun 2017 hingga 2022 Arif diberikan kepercayaan untuk menduduki kursi Direktur Bidang Kemahasiswaan Universitas Pakuan .

Namanya kerap menghiasi jurnal-jurnal ilmiah. Setidaknya ada 17 Jurnal dan 8 daftar penlitian yang berhasil diterbitkan oleh Ir. La Ode Arif Mudianto, MT,. Tak berhenti didunia akademisi yang terksan berterori namun, Arif membuktikan kapasitas dan kapabilitasnya, ia juga terlibat dalam 51 proyek. Apa yang diraih tersebut bukan berarti tanpa usaha dan ketekunan dan tentu niat awal, yakni merubah nasib dan mengangkat derajad kedua orang tuanya.

Kesuksesannya itu juga bukan sekadar soal gelar atau jabatan. Bisa dikenal sebagai sosok “arsitek”. Jaringannya merentang luas, dari kalangan birokrat, pengusaha, hingga sesama akademisi. Keunggulannya terletak pada kerendahan hati khas masyarakat pesisir Buton yang ia bawa ke meja-meja diskusi formal kalangan akademisi, birokrat dan pengusaha

Laboratorium Kehidupan: Cara Ir. La Ode Arif Mudianto, MT Mendidik Anak Tanpa Menjadi “Dosen” di Rumah

Bagi Ir. La Ode Arif Mudianto MT, kesuksesan di mimbar kuliah tidak akan berarti jika gagal di meja makan rumah sendiri. Ia percaya bahwa pendidikan karakter dimulai dari keluarga. Hasilnya? Nyata. Beristrikan Tiani Indrawati, Arif Mudianto dikaruniai tiga orang anak yakni Lancana Ikbar Arta Mudianto, Wanita Nahdah Astari Mudianto dan Lazawardi Hadyan Indra Mudianto. Dua dari tiga buah hatinya kini telah merasakan kesuksesan masing-masing bidang yang dipilih.

Momentum wisuda anak pertama Ir. La Ode Arif Mudianto, MT, Lencana Ikbar Arta Mudianto, ST, di Universitas Negeri Dipenogoro

Pertama, Lancana Ikbar Arta Mudianto lulus dari Universitas Dipenogoro Semarang sebagai Sarjana Teknik kini berhasil bekerja sebagai karyawan tetap PT Sucofindo yang merupakan BUMN. Sedangkan anak kedua Arif, Wanita Nahdah Astari Mudianto merupakan lulusan terbaik (Cumlaude) Teknik Sipil Universitas Indonesia juga telah menduduki posisi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sementara si ‘ragil’, Lazawardi Hadyan Indra Mudianto kini masih menjalani profesi sebagai mahasiswa Teknik Komputer di Universitas Brawijaya, Malang.

Dua anaknya mengikuti jejak sang ayah dengan mengemban title Sarjana Teknik (ST). Dan anak terakhir memilih untuk mengambil jurusan Teknik Komputer. Keberhasilan ketiga anaknya menjadi bukti nyata bahwa ia bukan hanya seorang pemikir ulung, tetapi juga “arsitek” keluarga yang tangguh.

Ketgam: dari kiri ke kanan, Wakil Rektor I Dr. Oding Sunardi, M.Pd, Wakil Rektor III Ir. La Ode Arif Mudianto MT, Rektor Universitas Pakuan Prof. Dr. Bibin Rubini, M.Pd dan Wakil Rektor II Dr. Hari Muharam, SE, MM.

Karier bisa selesai saat pensiun, tapi keluarga adalah warisan yang abadi,” tutur Arif..

Di balik deretan publikasi ilmiahnya yang mendunia, Arif menjalankan sebuah “proyek penelitian” paling krusial dalam hidupnya yakni, mendidik anak-anaknya menjadi manusia yang utuh, bukan sekadar mesin pengejar angka. “Kesalahan terbesar orang tua akademisi adalah membawa otoritas kampus ke meja makan,” kata Arif.

Ia menyadari bahwa di ruang kelas, ia adalah sumber kebenaran. Namun di rumah, ia adalah murid bagi perkembangan emosi anak-anaknya. Arif tidak pernah menanyakan “Berapa nilaimu?” saat anak-anaknya pulang sekolah. Pertanyaan yang selalu ia ajukan adalah: “Hal menarik apa yang kamu pelajari hari ini?” atau “Apakah kamu membantu temanmu tadi?”.

Menurutnya, fokus pada proses belajar jauh lebih penting daripada hasil akhir. Ia ingin anak-anaknya memiliki rasa ingin tahu (curiosity) yang organik, bukan karena takut pada hukuman atau haus akan pujian. “Kurikulum” Diskusi, Bukan Instruksi

“Saya bekali ilmu dengan mempersiapkan dengan baik. Bukan harta yang cenderung akan menjadi sumber pertengkaran. Saya pilih untuk membekali anak saya dengan ilmu agar bisa bersaing dengan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Yogi Nebansi

Previous Post

Bongkar Kasus KDRT Maut hingga Skandal Penyelundupan Gas Elpiji 3 Kg

Next Post

Dispar Sultra ‘Mati Suri’, KARST Gelar Open Donasi Rp140 Ribu Modal Patungan Rakyat untuk ‘Membeli’ Keberanian Pemerintah

Redaksi

Redaksi

Berita Terkait

No Content Available
Next Post
Dispar Sultra ‘Mati Suri’, KARST Gelar Open Donasi Rp140 Ribu Modal Patungan Rakyat untuk ‘Membeli’ Keberanian Pemerintah

Dispar Sultra ‘Mati Suri’, KARST Gelar Open Donasi Rp140 Ribu Modal Patungan Rakyat untuk ‘Membeli’ Keberanian Pemerintah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tempaan Negeri Para Sultan Mendobrak Sultra Satu

Tempaan Negeri Para Sultan Mendobrak Sultra Satu

Juli 27, 2026
Ada Dugaan Jual Beli Ijazah & Setor Rp55 Juta Per Asesor, IAI Rawa Aopa Resmi Dilaporkan ke KPK RI

Ada Dugaan Jual Beli Ijazah & Setor Rp55 Juta Per Asesor, IAI Rawa Aopa Resmi Dilaporkan ke KPK RI

Mei 22, 2026
Diduga Ada ‘Mahasiswa Siluman’ Di Wisuda IAI Rawa Aopa, Bayar Puluhan Juta Demi Ijazah Instan

Diduga Ada ‘Mahasiswa Siluman’ Di Wisuda IAI Rawa Aopa, Bayar Puluhan Juta Demi Ijazah Instan

Juni 11, 2026
IM3 Serahkan Grand Prize Mobil Listrik BYD M6 kepada Pemenang Pesta IMPoin 2025 di Kendari

IM3 Serahkan Grand Prize Mobil Listrik BYD M6 kepada Pemenang Pesta IMPoin 2025 di Kendari

Maret 2, 2026
Lebih dari Sekadar Orasi: KSBSI Sultra Sulap May Day 2026 Jadi Pesta Rakyat dan Ruang Advokasi

Lebih dari Sekadar Orasi: KSBSI Sultra Sulap May Day 2026 Jadi Pesta Rakyat dan Ruang Advokasi

Maret 18, 2026
Dispar Sultra ‘Mati Suri’, KARST Gelar Open Donasi Rp140 Ribu Modal Patungan Rakyat untuk ‘Membeli’ Keberanian Pemerintah

Dispar Sultra ‘Mati Suri’, KARST Gelar Open Donasi Rp140 Ribu Modal Patungan Rakyat untuk ‘Membeli’ Keberanian Pemerintah

Juli 27, 2026
Ratusan Warga Sultra Mulai Bertolak dalam Program Mudik Gratis 2026

Ratusan Warga Sultra Mulai Bertolak dalam Program Mudik Gratis 2026

Maret 12, 2026
Dispar Sultra ‘Mati Suri’, KARST Gelar Open Donasi Rp140 Ribu Modal Patungan Rakyat untuk ‘Membeli’ Keberanian Pemerintah

Dispar Sultra ‘Mati Suri’, KARST Gelar Open Donasi Rp140 Ribu Modal Patungan Rakyat untuk ‘Membeli’ Keberanian Pemerintah

Juli 27, 2026
Tempaan Negeri Para Sultan Mendobrak Sultra Satu

Tempaan Negeri Para Sultan Mendobrak Sultra Satu

Juli 27, 2026
Bongkar Kasus KDRT Maut hingga Skandal Penyelundupan Gas Elpiji 3 Kg

Bongkar Kasus KDRT Maut hingga Skandal Penyelundupan Gas Elpiji 3 Kg

Juni 14, 2026
Imigrasi Kendari Amankan 7 Warga Negara Tiongkok, Diduga Korban Penyelundupan Manusia ke Australia

Imigrasi Kendari Amankan 7 Warga Negara Tiongkok, Diduga Korban Penyelundupan Manusia ke Australia

Juni 12, 2026
Diduga Ada ‘Mahasiswa Siluman’ Di Wisuda IAI Rawa Aopa, Bayar Puluhan Juta Demi Ijazah Instan

Diduga Ada ‘Mahasiswa Siluman’ Di Wisuda IAI Rawa Aopa, Bayar Puluhan Juta Demi Ijazah Instan

Juni 11, 2026
Jelajahi Sultra hingga Sulut, Kontingen ‘Veloz Hybrid Lintas Nusa 2.0’ Resmi Dilepas di Kendari

Jelajahi Sultra hingga Sulut, Kontingen ‘Veloz Hybrid Lintas Nusa 2.0’ Resmi Dilepas di Kendari

Juni 7, 2026
Ada Dugaan Jual Beli Ijazah & Setor Rp55 Juta Per Asesor, IAI Rawa Aopa Resmi Dilaporkan ke KPK RI

Ada Dugaan Jual Beli Ijazah & Setor Rp55 Juta Per Asesor, IAI Rawa Aopa Resmi Dilaporkan ke KPK RI

Mei 22, 2026
Berita Utama Sultra

Penerbit PT Anoa Gema Nusantara
Pondok Pinang, Blok F9 Punggolaka, Kendari
Sulawesi Tenggara INDONESIA
Email: beritautamasultra@gmail.com

Follow Us

About

  • Tentang Kami
  • Manajemen dan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

Dispar Sultra ‘Mati Suri’, KARST Gelar Open Donasi Rp140 Ribu Modal Patungan Rakyat untuk ‘Membeli’ Keberanian Pemerintah

Dispar Sultra ‘Mati Suri’, KARST Gelar Open Donasi Rp140 Ribu Modal Patungan Rakyat untuk ‘Membeli’ Keberanian Pemerintah

Juli 27, 2026
Tempaan Negeri Para Sultan Mendobrak Sultra Satu

Tempaan Negeri Para Sultan Mendobrak Sultra Satu

Juli 27, 2026
  • Tentang Kami
  • Manajemen dan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Copyright © 2025 PT Anoa Gema Nusantara All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Olahraga
    • Kesehatan
  • Kendari
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Opini
  • Ragam

Copyright © 2025 PT Anoa Gema Nusantara All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In