• Tentang Kami
  • Manajemen dan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak
Sabtu, 6 Juni, 2026
  • Login
Berita Utama Sultra
  • Home
  • News
    • Olahraga
    • Kesehatan
  • Kendari
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Opini
  • Ragam
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Olahraga
    • Kesehatan
  • Kendari
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Opini
  • Ragam
No Result
View All Result
Berita Utama Sultra
No Result
View All Result
Home Opini

Mengulang Kekalahan Menteri di Pilrek UHO

Redaksi by Redaksi
September 14, 2025
in Opini
Mengulang Kekalahan Menteri di Pilrek UHO

Tentu sudah ada beberapa nama yang disebut untuk bertarung di pentas pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo. Siapa saja yang disebut? Disebut dan masuk akal? Masuk akal dan bisa merebut suara Menteri? Bisa merebut suara Menteri dan menang?

Yang pertama disebut adalah nama Prof. Takdir Saili. Dalam Pemilihan Rektor yang baru lalu, Prof Takdir berhasil menyapu bersih 26 suara Menteri. Pak Menteri menumpahkan seluruh suaranya kepada Prof. Takdir. Menang? Ndak. Kalah. Perolehan suara Prof Takdir di putaran pertama sebanyak 4 suara, di putaran kedua ternyata tak mendapatkan tambahan dukungan dari suara senat selain suara Menteri. Total suara Prof Takdir 30, selisih satu suara dengan perolehan suara almarhum Prof. Armid sebanyak 31. Nah, dalam Pilrek UHO sepeninggal almarhum Prof. Armid ini apakah suara Menteri akan tetap ditumpahkan ke Prof Takdir? Bisa ya, bisa tidak. Apakah Menteri mau “buru” kekalahan? Atau sebaliknya: Kapok? Nanti akan kelihatan. Itu satu.

Dua, nama lain yang disebut untuk kembali tampil di pentas Pilrek UHO setelah wafatnya Rektor yang baru dilantik adalah Prof Ruslin. Nama ini dalam Pilrek baru lalu adalah peraih suara terbanyak kedua di putaran pertama, dan peraih suara terbanyak ketiga di putaran kedua. Suara Prof Ruslin nyaris tidak berubah di putaran satu maupun dua. 12 suara di putaran pertama, 11 suara di putaran kedua. Artinya, jika saat itu suara Menteri sebanyak 26 suara ditumpahkan ke Prof Ruslin, maka kemenangan mutlak.

Lalu? Ada apa Prof Ruslin Kembali disebut untuk bersaing kembali di Pilrek sementara sudah tahu dirinya tak didukung Menteri?. Bodohkah Prof Ruslin? Bejuang buta-butakah Prof Ruslin? Ndak mungkin. Masa profesor, tak berhitung dalam perjuangan? Pastilah punya hitungan hitungan. Ada strategi yang dimainkan. Majunya Prof Ruslin justeru menjadi ancaman hebat bagi pesaing lain karena pengalaman kelemahan Pilrek barusan tak bakal terulang. Majunya Prof Ruslin bisa diartikan sebagai tanda bahwa dukungan Jakarta sudah berpindah dari Kapontori ke Latugho, kampung asal Ruslin.

Selain Prof Takdir dan Prof Ruslin, kandidat lain yang disebut adalah arah telunjuk mantan Rektor UHO, Prof Muhammad Zamrun Firihu. Kenapa? Beliau masih punya kekuatan, masih punya orang-orang yang duduk di Senat, apalagi, Zamrun dianggap sebagai King Maker dari kemanangan Almarhum Prof Armid, yang tentu, dalam komposisi Senat terdapat orang-orang yang tunduk patuh kepada Zamrun. Karena itulah, tengah ditunggu siapa yang akan didorong dan direstui Prof Zamrun. Untuk ini, ada dua nama yang ditengarai yakni Prof Ida Usman dan Prof La Ode Santiaji Bande. Kedua figur ini dianggap sebagai loyalis Zamrun.

Agak sulit dilakukan rekonsiliasi mengingat warna dan karakter pemilihan pimpinan di UHO dalam tiga episode belakangan. Lihatlah awal tampilnya Prof. Zamrun yang didukung full oleh Prof Usman Rianse yang dalam perjalannya tak cukup setahun sudah retak remuk berkeping keping. Masing-masing punya sikap dan pendirian yang teramat tegas. Sikap dan pendirian yang tegas itu, kembali dipertontonkan pada Pilrek baru baru. Menteri Pendidikan Tinggi, Menteri yang menaungi perguruan tinggi, Menteri yang punya otoritas suara sebanyak 35 persen atau setara dengan 26 suara, tumbang tanpa tedeng aling-aling. Ini artinya, kekalahan menteri ini memang bukan berarti dipermalukan karena bukan persoalan malu atau tidak malu, tapi, sikp dan pendirian yang tegaslah yang luar biasa. Karena itu, tak ada abu-abu di UHO, yang ada adalah hitam putih. Jadi, kesimpulannya bahwa, jangan berharap rekonsiliasi dalam penyatuan kekuatan yang semu. Simpul lain, disebutnya nama Ruslin patut dianalisa karena dua kemungkinan yang mentrigernya yakni nekad atau tambah kuat. Tapi, adakah profesor yang bertindak nekad? Ndak ada. Ya, berarti ada kekuatan baru. Ini kalau Profesor Ruslin benar-benar maju. Yaah, nanti dilihat.(nebansi@gmail.com)

Tags: La Ode Diada NebansiOnggi NebansiPilrekUHOWinTo
Previous Post

Supaya Tuntas Soal Kapal Azimut, La Ode Ota Minta Kapolda Sundul Gubernur, Jangan Berhenti di Karo Umum

Next Post

La Ode Umar Bonte: Rp 9,2 Triliun Harta Sultra Telah Dirampok Satu Perusahaan Tambang

Redaksi

Redaksi

Berita Terkait

Menjaga “Lampu” Sejarah: Refleksi Gelar Bangsawan di Era Meritokrasi

Menjaga “Lampu” Sejarah: Refleksi Gelar Bangsawan di Era Meritokrasi

Mei 15, 2026
Membuka Sumbatan Pendidikan Sultra

Membuka Sumbatan Pendidikan Sultra

April 29, 2026
Next Post
La Ode Umar Bonte: Rp 9,2 Triliun Harta Sultra Telah Dirampok Satu Perusahaan Tambang

La Ode Umar Bonte: Rp 9,2 Triliun Harta Sultra Telah Dirampok Satu Perusahaan Tambang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menjaga “Lampu” Sejarah: Refleksi Gelar Bangsawan di Era Meritokrasi

Menjaga “Lampu” Sejarah: Refleksi Gelar Bangsawan di Era Meritokrasi

Mei 15, 2026
Ada Dugaan Jual Beli Ijazah & Setor Rp55 Juta Per Asesor, IAI Rawa Aopa Resmi Dilaporkan ke KPK RI

Ada Dugaan Jual Beli Ijazah & Setor Rp55 Juta Per Asesor, IAI Rawa Aopa Resmi Dilaporkan ke KPK RI

Mei 22, 2026
Paradoks Investasi Dan Kemiskinan di Sulawesi Tenggara: Ketika Pertumbuhan Tak Menetes Ke Bawah

Paradoks Investasi Dan Kemiskinan di Sulawesi Tenggara: Ketika Pertumbuhan Tak Menetes Ke Bawah

November 27, 2025
IAI Rawa Aopa Bergolak: Kuasa Hukum Ungkap Kronologi Dugaan Pelecehan, Ajak Korban Lain Bersuara

IAI Rawa Aopa Bergolak: Kuasa Hukum Ungkap Kronologi Dugaan Pelecehan, Ajak Korban Lain Bersuara

April 16, 2026
Puskom “Geruduk” Kemenag RI, Desak Izin IAI Rawa Aopa Dievaluasi: Ada Aroma Suap dan Pembiaran Kekerasan Seksual

Puskom “Geruduk” Kemenag RI, Desak Izin IAI Rawa Aopa Dievaluasi: Ada Aroma Suap dan Pembiaran Kekerasan Seksual

Mei 14, 2026
IM3 Serahkan Grand Prize Mobil Listrik BYD M6 kepada Pemenang Pesta IMPoin 2025 di Kendari

IM3 Serahkan Grand Prize Mobil Listrik BYD M6 kepada Pemenang Pesta IMPoin 2025 di Kendari

Maret 2, 2026
Sengketa Pers Bukan Ranah Pidana: SMSI Konawe Ingatkan Polda Sultra Taati MoU dan Putusan MK

Sengketa Pers Bukan Ranah Pidana: SMSI Konawe Ingatkan Polda Sultra Taati MoU dan Putusan MK

Maret 12, 2026
Ada Dugaan Jual Beli Ijazah & Setor Rp55 Juta Per Asesor, IAI Rawa Aopa Resmi Dilaporkan ke KPK RI

Ada Dugaan Jual Beli Ijazah & Setor Rp55 Juta Per Asesor, IAI Rawa Aopa Resmi Dilaporkan ke KPK RI

Mei 22, 2026
Coreng Dunia Pendidikan, Dua Oknum Guru PPPK SMA di Konawe Digerebek Istri Sah, Diduga Zina di Rumah Mertua

Coreng Dunia Pendidikan, Dua Oknum Guru PPPK SMA di Konawe Digerebek Istri Sah, Diduga Zina di Rumah Mertua

Mei 19, 2026
Menjaga “Lampu” Sejarah: Refleksi Gelar Bangsawan di Era Meritokrasi

Menjaga “Lampu” Sejarah: Refleksi Gelar Bangsawan di Era Meritokrasi

Mei 15, 2026
Puskom “Geruduk” Kemenag RI, Desak Izin IAI Rawa Aopa Dievaluasi: Ada Aroma Suap dan Pembiaran Kekerasan Seksual

Puskom “Geruduk” Kemenag RI, Desak Izin IAI Rawa Aopa Dievaluasi: Ada Aroma Suap dan Pembiaran Kekerasan Seksual

Mei 14, 2026
Gubernur Sultra Absen di Mayday 2026, KSBSI: Kontras dengan Semangat Presiden Prabowo

Gubernur Sultra Absen di Mayday 2026, KSBSI: Kontras dengan Semangat Presiden Prabowo

Mei 1, 2026
Satu Tekad Menuju Sejahtera: KSBSI Sultra Perkuat Sinergi LKS Tripartit di Momen May Day 2026

Satu Tekad Menuju Sejahtera: KSBSI Sultra Perkuat Sinergi LKS Tripartit di Momen May Day 2026

Mei 1, 2026
Babak Baru Dugaan Pelecehan di IAI Rawa Opa: Polda Sultra Resmi Ambil Alih Perkara

Babak Baru Dugaan Pelecehan di IAI Rawa Opa: Polda Sultra Resmi Ambil Alih Perkara

April 30, 2026
Berita Utama Sultra

Penerbit PT Anoa Gema Nusantara
Pondok Pinang, Blok F9 Punggolaka, Kendari
Sulawesi Tenggara INDONESIA
Email: beritautamasultra@gmail.com

Follow Us

About

  • Tentang Kami
  • Manajemen dan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

Ada Dugaan Jual Beli Ijazah & Setor Rp55 Juta Per Asesor, IAI Rawa Aopa Resmi Dilaporkan ke KPK RI

Ada Dugaan Jual Beli Ijazah & Setor Rp55 Juta Per Asesor, IAI Rawa Aopa Resmi Dilaporkan ke KPK RI

Mei 22, 2026
Coreng Dunia Pendidikan, Dua Oknum Guru PPPK SMA di Konawe Digerebek Istri Sah, Diduga Zina di Rumah Mertua

Coreng Dunia Pendidikan, Dua Oknum Guru PPPK SMA di Konawe Digerebek Istri Sah, Diduga Zina di Rumah Mertua

Mei 19, 2026
  • Tentang Kami
  • Manajemen dan Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Copyright © 2025 PT Anoa Gema Nusantara All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Olahraga
    • Kesehatan
  • Kendari
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Opini
  • Ragam

Copyright © 2025 PT Anoa Gema Nusantara All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In