Kendari, Beritautamasultra.com – Teka-teki mengenai kelanjutan proses Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Halu Oleo (UHO) akhirnya mulai menemui titik terang. Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UHO, Herman, secara resmi memberikan klarifikasi terkait berbagai spekulasi yang menyebut proses suksesi kepemimpinan di kampus hijau tersebut tengah jalan di tempat.
Dalam keterangannya kepada awak media, Herman menegaskan bahwa panitia pemilihan telah terbentuk sejak rapat senat tanggal 16 Maret lalu. Ia membantah keras isu yang menyatakan bahwa panitia belum memiliki ketua, sembari menjelaskan bahwa saat ini tim sedang bekerja intensif menyusun draf tata cara pendaftaran, jadwal, hingga mekanisme sosialisasi.
Herman mengungkapkan bahwa penetapan jadwal resmi Pilrek akan diputuskan melalui rapat senat yang direncanakan berlangsung pada 30 April mendatang. Penundaan rapat senat dari jadwal awal di minggu ini disebabkan oleh kesibukan anggota senat yang merangkap sebagai pengawas UTBK.
“Saya tidak ingin ada kesan rapat ini dipaksakan tanpa kehadiran penuh anggota senat. Keputusan mengenai syarat dan waktu harus kolektif, tidak boleh rektor mengatur sendiri, apalagi status saya sebagai Plt,” tegas Herman.
Menanggapi tudingan miring mengenai netralitasnya, Herman menantang pihak-pihak yang berspekulasi untuk menunjukkan bukti konkret jika dirinya pernah mengarahkan dukungan kepada kandidat tertentu. Ia menjamin bahwa hingga saat ini, tidak ada satu pun anggota senat maupun calon potensial yang ia intervensi.
“Silakan tunjukkan, adakah orang yang saya endorse atau saya larang maju? Sejauh ini semua berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku,” ujarnya dengan nada optimis.
Satu hal yang paling menarik perhatian adalah ketika Herman menyinggung hak konstitusionalnya untuk ikut bertarung dalam bursa Pilrek. Meski mengaku saat ini masih fokus menuntaskan tugas-tugas sebagai Plt, ia tidak menutup kemungkinan untuk maju jika memenuhi persyaratan.
“Jangan takut kalau saya maju. Secara regulasi, apakah ada yang melarang? Itu hak konstitusional saya. Namun, sampai detik ini saya belum menyatakan secara verbal akan maju, saya masih fokus bekerja,” tambahnya sembari tersenyum.
Herman juga mengakui adanya tekanan dari berbagai pihak yang memintanya untuk memberikan dukungan kepada kandidat tertentu, namun ia menegaskan komitmennya untuk tidak terjebak dalam permainan politik praktis di lingkungan kampus.
Ia berharap seluruh elemen mahasiswa dan wartawan dapat bersama-sama mengawal proses Pilrek tahun ini agar berjalan aman, damai, dan lancar tanpa adanya intrik yang memicu perpecahan.
Penulis: Artha Kusuma












