Kendari, Berita Utama – Wajah transportasi di Sulawesi Tenggara resmi memasuki babak baru. Kehadiran layanan transportasi berbasis digital, Gojo, di kawasan Bandar Udara Haluoleo Kendari bukan sekadar penambahan armada, melainkan simbol modernisasi dan komitmen pelayanan prima bagi masyarakat serta pelancong yang menginjakkan kaki di Bumi Anoa.
Sinergi strategis ini melibatkan otoritas Bandara Haluoleo, Primkopau Lanud Haluoleo, dan Gojo Kendari, yang secara resmi diluncurkan dalam sebuah seremoni penuh optimisme.
CEO Gojo Kendari, Sarlita Yohana Abidin, mengungkapkan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan. Bagi Gojo, ini adalah tanggung jawab besar untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang dinamis.
“Kami berkomitmen menghadirkan layanan yang mudah diakses, cepat, dan memberikan kenyamanan maksimal bagi pengguna jasa bandara,” ujar Sarlita. (11/3/2026)
Ia menekankan bahwa Gojo ingin memastikan setiap penumpang, baik yang baru tiba maupun yang akan berangkat, memiliki pilihan transportasi yang praktis dan terpercaya.
Kerja sama ini tidak mengesampingkan kearifan lokal. Ketua Primkopau Lanud Haluoleo, Zainal Muttaqin, menegaskan bahwa kolaborasi ini justru menjadi jembatan bagi para mitra pengemudi lokal untuk naik kelas dengan memanfaatkan teknologi modern untuk sistem yang lebih transparan dan aman serta memberdayakan pengemudi Primkopau yang sudah ada untuk meningkatkan penghasilan melalui ekosistem digital yang sehat.
Kepala Bandar Udara Haluoleo, Denny Atiyanto, melalui Anni Siahaan menyambut hangat integrasi ini. Ia melihat Gojo sebagai mitra strategis dalam mewujudkan visi bandara sebagai gerbang daerah yang ramah, efisien, dan berdaya saing global.
“Kerja sama ini adalah wujud nyata komitmen kami memberikan kemudahan akses bagi penumpang dalam mencari moda transportasi lanjutan yang sesuai regulasi dan standar kenyamanan,” tegas Anni. (11/3/2026)
Hal senada disampaikan oleh Komandan Lanud Haluoleo, Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto. Beliau menyoroti pentingnya mengikuti perkembangan zaman untuk pelayanan publik.
“Bandara adalah objek strategis dan akses utama masuk ke Sulawesi Tenggara. Dengan masuknya Gojo, kita mengikuti tuntutan teknologi untuk memberikan pelayanan terbaik dan menjawab masukan masyarakat terkait ketersediaan transportasi,” ujar Kolonel Tarmuji. (11/3/2026)
Langkah ini diharapkan menjadi pemantik bagi inovasi-inovasi transportasi lainnya di masa depan. Dengan sistem yang terintegrasi dan transparan, Bandara Haluoleo kini siap memberikan pengalaman perjalanan yang lebih profesional, sekaligus mendukung visi daerah menuju kota yang cerdas (smart city) dan inklusif.
Kini, bagi Anda yang mendarat di Kendari, kenyamanan perjalanan menuju jantung kota hanya sejauh sentuhan jari.
Penulis: Artha Kusuma












