Kendari Berita Utama – Di tengah suasana khidmat bulan suci Ramadan, DPD PDI Perjuangan Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menegaskan jati dirinya sebagai partai “Wong Cilik”. Melalui aksi nyata pembagian 200 paket sembako, partai berlambang banteng moncong putih ini menunjukkan bahwa keberpihakan kepada rakyat bukanlah slogan musiman, melainkan nafas perjuangan yang terus berdenyut.
Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPD PDIP Sultra, Agus Sana’a, menyatakan bahwa kegiatan berbagi ini adalah agenda rutin yang dilakukan setiap tahunnya. Baginya, momentum Ramadan adalah saat yang tepat untuk meresapi penderitaan sekaligus kebahagiaan masyarakat secara langsung.
Menariknya, Agus Sana’a menekankan bahwa aksi kemanusiaan ini tidak dipengaruhi oleh posisi politik partai, baik saat berada di dalam pemerintahan maupun sebagai oposisi.
“Berjalan terus. Mau kita berada di oposisi, mau ada kursi atau tidak ada kursi, program ini tetap jalan,” tegas Agus. Rabu (11/3/2026).
Hal ini selaras dengan tagline ikonik PDI Perjuangan: “Menangis dan Tertawa Bersama Rakyat”. Komitmen ini juga merupakan instruksi langsung dari DPP Pusat agar seluruh kader selalu dekat dengan rakyat, terutama di saat-saat sulit seperti bencana alam maupun di hari-hari besar keagamaan.
Aksi berbagi ini ternyata tidak hanya berpusat di tingkat provinsi. Agus mengungkapkan bahwa seluruh DPC di 17 kabupaten/kota se-Sultra juga bergerak melakukan hal yang sama. Bahkan, DPC Kota Kendari tercatat telah melakukan aksi berbagi ini hingga empat kali selama bulan Ramadan tahun ini.
Selain pembagian sembako, momen ini juga dimanfaatkan sebagai wadah konsolidasi internal melalui buka puasa bersama dengan para pengurus. Melalui langkah ini, PDIP Sultra berharap dapat terus hadir sebagai sandaran bagi masyarakat Sultra, tidak hanya dalam urusan politik, tetapi juga dalam aspek sosial dan kemanusiaan.
Penulis: Artha Kusuma












