Kendari, Berita Utama – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara resmi memulai Operasi Keselamatan Anoa 2026. Pelaksanaan operasi ini ditandai dengan apel gelar pasukan yang dipimpin langsung oleh Wakapolda Sultra Brigjend. Pol. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., M.H. di lapangan apel Mapolda Sultra pada Senin (02/02/2026).
Dalam arahannya, Wakapolda Sultra menekankan bahwa operasi ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2013 tentang Program Dekade Aksi Keselamatan Jalan. Operasi yang akan berlangsung selama 14 hari ini mulai dari tanggal 2 hingga 15 Februari 2026 melibatkan 496 personel gabungan dari Polda dan seluruh jajaran, serta stakeholder terkait seperti Dinas Perhubungan dan Jasa Raharja.
Wakapolda mengungkapkan data kecelakaan lalu lintas di Sultra pada tahun 2025 mengalami kenaikan sebesar 8,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, angka fatalitas korban meninggal dunia berhasil ditekan turun sebesar 2%.
“Operasi ini bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat, menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan, serta membangun budaya tertib lalu lintas, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujar Wakapolda saat memimpin apel.
Usai apel, Wakapolda Sultra menjelaskan bahwa pendekatan yang diambil kali ini lebih bersifat preventif dan edukatif. Penegakan hukum atau penindakan lebih minim sekitar 20% dari total kegiatan.
“Kami ingin menciptakan budaya tertib secara persuasif. Penekanan khusus juga diberikan kepada anggota Polri agar menjadi inisiator dan contoh ketertiban bagi masyarakat,” tegas Wakapolda.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sultra Kombes Pol Dr. Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si. menambahkan bahwa pihaknya telah memetakan 13 sasaran prioritas pelanggaran, di antaranya, Pengendara tidak menggunakan helm atau sabuk pengaman, Melawan arus dan berboncengan lebih dari satu orang, Menggunakan ponsel saat berkendara, dan Berkendara di bawah pengaruh alkohol (miras) dan beberapa pelanggaran tematik lainnya.
Dirlantas juga menyatakan bahwa pihaknya akan mulai memaksimalkan penggunaan teknologi terbaru dalam pengawasan.
“Kami juga akan menggunakan fasilitas ETLE Handheld terbaru yang kami terima dari Korlantas Polri untuk mendukung efektivitas di lapangan,” jelas Dirlantas.
Selain patroli, jajaran Ditlantas akan menggencarkan program Police Goes to School, pemeriksaan kendaran (ram check) di terminal-terminal, serta menggelar apel bersama komunitas ojek Kamtibmas untuk memastikan masyarakat siap menghadapi arus mudik dan libur Lebaran mendatang.
Penulis: Artha Kusuma











